Jakarta – Megawati Hangestri Pertiwi diproyeksikan menjadi salah satu tumpuan Hyundai E&C Hillstate saat menghadapi Liga Voli Korea musim 2026/2027. Tim asal Korea Selatan tersebut tengah menyesuaikan strategi setelah kehilangan middle blocker senior, Yang Hyo-jin, yang memutuskan pensiun.
Kepergian Yang menjadi tantangan bagi pelatih Kang Sung-hyung. Selama memperkuat Hillstate, Yang memiliki peran penting dalam serangan cepat dari tengah sekaligus memperkuat pertahanan melalui blok di depan net. Kehilangannya membuat tim harus mencari pola permainan baru untuk menjaga daya saing.
Sebagai bagian dari perubahan strategi, Hillstate berupaya memaksimalkan serangan dari sisi lapangan dengan mengandalkan Megawati dan pemain asing Jordan Wilson. Megawati menempati posisi opposite, sedangkan Wilson beroperasi sebagai outside hitter.
Pola tersebut diharapkan memberikan variasi serangan yang lebih luas sekaligus membuka peluang bagi Megawati untuk berkontribusi lebih besar dalam perolehan poin. Pengalaman pemain asal Indonesia itu di kompetisi Korea Selatan juga menjadi modal penting untuk menghadapi persaingan musim baru.
Namun, Hillstate masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah. Dalam KOVO Cup 2026, mereka menelan dua kekalahan tanpa memenangkan satu set pun. Megawati mencatatkan total 29 poin dari dua pertandingan tersebut, tetapi kontribusi individu belum cukup untuk membawa tim meraih kemenangan.
Hillstate kini perlu memperbaiki koordinasi antarpemain, penerimaan servis, dan efektivitas serangan. Konsistensi menjalankan strategi baru akan menjadi faktor penting dalam menentukan performa tim sepanjang Liga Voli Korea 2026/2027.
Baca juga berita update lainnya disini: https://nakarimedia.com/
Baca juga berita update lainnya disini: https://binarnesia.com/

























