JAKARTA – Isu seputar kebutuhan pokok kembali menjadi sorotan panas di pertengahan bulan ini. Keluhan emak-emak dan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kuliner mengenai mahalnya harga minyak goreng akhirnya direspons oleh pemerintah.
Pada Kamis (16/4/2026), Menteri Perdagangan (Mendag) mengeluarkan pernyataan resmi terkait dinamika pasar tersebut. Dalam penjelasannya, Mendag tidak menampik realita di lapangan. Ia mengakui secara terbuka bahwa grafik harga minyak goreng, baik curah maupun kemasan, memang sedang mengalami eskalasi atau kenaikan dibandingkan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan.
Namun, poin yang paling digarisbawahi oleh kementerian adalah soal ketersediaan barang. Mendag secara tegas membantah narasi yang menyebutkan bahwa minyak goreng mengalami kelangkaan. Menurut data pemantauan kementerian, rantai pasok dari produsen hingga ke distributor tingkat bawah dipastikan dalam kondisi aman dan melimpah.
Sikap pemerintah ini memunculkan paradoks di mata masyarakat. Secara teknis, barangnya memang ada berjejer di rak minimarket atau di lapak pasar tradisional, sehingga tidak bisa disebut “langka”. Akan tetapi, daya beli masyarakat yang sedang tertekan membuat barang tersebut menjadi “tidak terjangkau”. Bagi rakyat kecil, barang yang harganya melambung tak terkendali sama saja efeknya dengan barang yang gaib di pasaran.
Lonjakan harga ini diduga dipicu oleh berbagai faktor, mulai dari fluktuasi harga Crude Palm Oil (CPO) global, hambatan distribusi logistik, hingga potensi adanya spekulan nakal yang sengaja menahan stok (kartel) demi meraup margin keuntungan berlipat ganda saat permintaan sedang tinggi.
Kabar Pelita mendesak Kementerian Perdagangan dan Satgas Pangan Polri untuk tidak hanya sekadar duduk melihat angka stok di atas kertas. Pemerintah harus segera melakukan operasi pasar yang masif dan menindak tegas distributor nakal yang mempermainkan harga. Mengakui harga naik adalah langkah awal, tapi menurunkan kembali harganya ke batas wajar adalah tugas utama yang ditunggu oleh rakyat!
Baca juga berita update lainnya disini: https://nakarimedia.com/
Baca juga berita update lainnya disini: https://binarnesia.com/




















