Jakarta – Luiz Inácio Lula da Silva kembali memenangkan pemilihan presiden Brasil setelah mengalahkan Flávio Bolsonaro dalam pemungutan suara putaran kedua pada Minggu (25/10/2026). Hasil tersebut memastikan Lula memperoleh masa jabatan keempatnya sebagai presiden, meski tidak secara berturut-turut.
Berdasarkan hasil penghitungan suara, Lula meraih 51,75 persen suara sah, sedangkan Flávio Bolsonaro memperoleh 48,25 persen. Kemenangan ini menjadi kebangkitan politik bagi Lula setelah ia tertinggal dari rivalnya pada putaran pertama pemilu yang berlangsung pada awal Oktober.
Persaingan kedua kandidat berlangsung ketat hingga proses penghitungan suara. Flávio, senator yang merupakan putra mantan Presiden Jair Bolsonaro, menjadi representasi kubu kanan dalam kontestasi tersebut. Sementara itu, Lula mengandalkan dukungan pemilih yang menginginkan keberlanjutan agenda politik dan sosial pemerintahannya.
Pelaksanaan pemilu juga diwarnai persoalan transportasi pemilih. Mahkamah Agung Brasil memutuskan memperpanjang waktu pemungutan suara di tengah laporan kendala layanan bus di sejumlah wilayah. Keputusan itu sempat menuai kritik dari kubu Flávio Bolsonaro.
Dengan hasil tersebut, Lula memperpanjang rekam jejaknya sebagai salah satu tokoh paling berpengaruh dalam politik Brasil. Ia sebelumnya menjabat sebagai presiden pada 2003–2010 dan kembali memimpin negara itu sejak 2023. Kemenangan terbaru ini membuka jalan bagi periode pemerintahan berikutnya mulai Januari 2027.
Baca juga berita update lainnya disini: https://nakarimedia.com/
Baca juga berita update lainnya disini: https://binarnesia.com/























