Bekasi – Sendawa merupakan proses alami tubuh untuk mengeluarkan udara yang terperangkap di dalam lambung. Kondisi ini umumnya terjadi setelah makan atau mengonsumsi minuman berkarbonasi. Namun, apabila sendawa muncul terlalu sering, berlangsung dalam waktu lama, atau disertai keluhan lain, kondisi tersebut patut diwaspadai karena bisa menjadi tanda adanya gangguan pada sistem pencernaan.
Menurut para ahli kesehatan, sendawa berulang dapat dipicu oleh berbagai faktor, seperti kebiasaan makan terlalu cepat, sering mengunyah permen karet, merokok, hingga konsumsi makanan yang menghasilkan banyak gas. Selain itu, gangguan medis seperti penyakit asam lambung (GERD), gastritis, tukak lambung, intoleransi makanan, atau infeksi bakteri pada lambung juga dapat menyebabkan seseorang lebih sering bersendawa.
Masyarakat disarankan segera berkonsultasi dengan dokter apabila kondisi terjadi terus-menerus selama beberapa minggu, mengganggu aktivitas sehari-hari, atau disertai gejala seperti nyeri dada, nyeri perut hebat, mual berkepanjangan, muntah, kesulitan menelan, penurunan berat badan tanpa sebab, maupun buang air besar berwarna hitam. Gejala-gejala tersebut dapat mengindikasikan adanya penyakit yang memerlukan penanganan medis lebih lanjut.
Untuk mengurangi frekuensinya, masyarakat dianjurkan mengubah pola makan menjadi lebih sehat, makan secara perlahan, menghindari minuman bersoda, membatasi makanan pemicu gas, serta menjaga berat badan ideal. Jika keluhan tidak kunjung membaik meski sudah melakukan perubahan gaya hidup, pemeriksaan medis menjadi langkah terbaik guna mengetahui penyebabnya dan memperoleh penanganan yang tepat.
Baca juga berita update lainnya disini: https://nakarimedia.com/
Baca juga berita update lainnya disini: https://binarnesia.com/























