Jakarta – Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi melontarkan kritik terhadap hubungan Amerika Serikat (AS) dan Israel. Ia menggambarkan kemitraan kedua negara tersebut sebagai hubungan yang bersifat parasit, dengan menyoroti besarnya pengeluaran Washington untuk mendukung pertahanan Israel.
Dalam pernyataannya di media sosial X pada Jumat (23/10/2026), Araghchi menyebut AS telah menghabiskan sekitar US$11 miliar dari uang pembayar pajak selama tiga tahun terakhir untuk pertahanan rudal Israel. Ia juga mengeklaim Washington telah menembakkan lebih banyak rudal pencegat untuk melindungi Israel dibandingkan yang digunakan oleh Israel sendiri.
Menurut Araghchi, kondisi tersebut tidak mencerminkan hubungan yang saling menguntungkan. Ia menggunakan istilah parasit untuk menyampaikan pandangannya bahwa salah satu pihak memperoleh manfaat dari dukungan pihak lain.
Pernyataan tersebut muncul di tengah ketegangan yang masih berlangsung antara Iran, AS, dan Israel. Perselisihan ketiga pihak mencakup persoalan keamanan regional serta dampak konflik terhadap stabilitas kawasan Timur Tengah.
Sebelumnya, Araghchi juga menuding kebijakan Washington dan Israel menjadi salah satu sumber ketidakamanan di kawasan Teluk. Pemerintah Iran berulang kali menyerukan pendekatan diplomatik untuk menyelesaikan perselisihan regional.
Meski demikian, pernyataan mengenai besarnya biaya pertahanan dan penggunaan rudal pencegat tersebut merupakan klaim dari pihak Iran. Angka serta perbandingan yang disampaikan perlu dilihat bersama data resmi pertahanan AS dan Israel untuk memperoleh gambaran yang menyeluruh.
Baca juga berita update lainnya disini: https://nakarimedia.com/
Baca juga berita update lainnya disini: https://binarnesia.com/























