Jakarta – Fabian Hurzeler dikabarkan tidak tertarik mengambil alih kursi pelatih Manchester United (MU) jika klub tersebut memutuskan berpisah dengan Michael Carrick. Pelatih Brighton & Hove Albion itu disebut masih ingin melanjutkan proyeknya bersama klub yang bermarkas di pesisir selatan Inggris tersebut.
Nama Hurzeler masuk dalam daftar kandidat pengganti Carrick menyusul hasil buruk yang dialami MU. Setan Merah sedang berada dalam tekanan setelah melewati tujuh pertandingan di seluruh kompetisi tanpa kemenangan, termasuk kekalahan 1-4 dari Como di Liga Champions.
Di tengah situasi tersebut, performa Brighton justru menunjukkan perkembangan positif. Tim berjuluk The Seagulls itu berada di papan atas klasemen sementara Liga Inggris dan tampil produktif pada awal musim 2026/2027.
Menurut laporan yang dikutip dari media Inggris, Hurzeler tidak berencana meninggalkan Brighton dalam waktu dekat. Pelatih asal Jerman berusia 33 tahun tersebut masih terikat kontrak hingga musim panas 2029.
Brighton juga memiliki posisi tawar kuat dalam mempertahankan sang pelatih. Kontrak Hurzeler dilaporkan tidak memiliki klausul pelepasan, sehingga MU perlu mencapai kesepakatan dengan klub jika ingin merekrutnya.
Situasi ini membuat Manchester United harus mempertimbangkan kandidat lain apabila melakukan pergantian pelatih. Julian Nagelsmann dan Antonio Conte turut disebut dalam pemberitaan sebagai nama yang berpotensi masuk pertimbangan klub.
Untuk saat ini, masa depan Carrick masih menjadi sorotan seiring tuntutan agar MU segera memperbaiki hasil pertandingan.
Baca juga berita update lainnya disini: https://nakarimedia.com/
Baca juga berita update lainnya disini: https://binarnesia.com/























