6982b5d6bd8db
Bill Gates Buka Suara Soal "Epstein Files": Akui "Bodoh" Pernah Berhubungan dengan Jeffrey Epstein

JAKARTA – Pendiri Microsoft, Bill Gates, akhirnya memberikan pernyataan paling jujur dan terbuka mengenai keterkaitannya dengan mendiang Jeffrey Epstein yang kembali mencuat dalam perilisan “Epstein Files” terbaru. Pada Kamis (5/2/2026), Gates mengakui bahwa keputusannya untuk menjalin hubungan dengan Epstein di masa lalu adalah sebuah kesalahan besar yang bersifat “bodoh”.

Meskipun mengakui adanya pertemuan tersebut, Gates secara tegas membantah semua tuduhan mengenai keterlibatannya dalam aktivitas ilegal atau hubungan bisnis yang melanggar hukum.

Penyesalan dan Konteks Pertemuan

Dalam pernyataannya, Bill Gates menekankan bahwa niat awal pertemuannya dengan Epstein semata-mata didorong oleh upaya penggalangan dana untuk kepentingan filantropi global.

“Saya bertemu dengannya karena berharap bisa mendapatkan lebih banyak dana untuk kesehatan global. Mengadakan pertemuan-pertemuan itu adalah kesalahan besar yang saya buat. Itu bodoh. Itu adalah kesalahan dalam penilaian saya,” ungkap Bill Gates dalam wawancara yang dikutip media internasional, Kamis (5/2/2026).

Mengapa “Epstein Files” Kembali Memanas?

Dokumen yang dirilis pengadilan baru-baru ini menyertakan detail lebih rinci mengenai siapa saja yang berada di lingkaran sosial Epstein. Nama Bill Gates muncul dalam beberapa catatan jadwal pertemuan, yang kemudian memicu kembali perdebatan publik mengenai etika para pemimpin teknologi di masa lalu.

Gates menyatakan bahwa ia telah belajar dari kesalahan tersebut dan kini jauh lebih selektif dalam menjalin hubungan profesional guna memastikan visi yayasannya tetap terjaga dari bayang-bayang skandal masa lalu.

Baca juga berita update lainnya disini: https://nakarimedia.com/

Baca juga berita update lainnya disini: https://binarnesia.com/