karhutla-hari-kesepuluh-di-muaro-jambi_169
Seluruh Sumut Diselimuti Asap Karhutla, Jarak Pandang Turun hingga 1 Km

Jakarta – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terdeteksi menyelimuti seluruh wilayah Sumatera Utara (Sumut) pada Rabu (14/10/2026). Kondisi tersebut berdampak pada penurunan jarak pandang serta memburuknya kualitas udara di sejumlah daerah.

Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan, Hendro Nugroho, menyampaikan bahwa citra satelit pada pukul 08.00 WIB menunjukkan sebaran asap di seluruh Sumut. Berdasarkan pengamatan Stasiun Meteorologi Aek Godang dan Silangit pada pukul 10.00 WIB, jarak pandang berada pada kisaran 1–4 kilometer.

Pemantauan kualitas udara juga menunjukkan konsentrasi PM2.5 berada dalam kategori sedang hingga tidak sehat. Partikel polutan berukuran sangat kecil tersebut dapat masuk ke saluran pernapasan dan berisiko mengganggu kesehatan, terutama bagi anak-anak, lansia, serta orang yang memiliki masalah pernapasan.

Meski asap menyelimuti Sumut, hasil pemantauan citra satelit pada Selasa (13/10/2026) tidak menunjukkan adanya titik panas di wilayah tersebut. Hal ini mengindikasikan bahwa sebaran asap yang terpantau tidak selalu berasal dari kebakaran yang terjadi langsung di setiap daerah terdampak.

BMKG mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika udara berkabut atau jarak pandang menurun. Jika harus beraktivitas di luar, warga disarankan menggunakan masker yang sesuai untuk mengurangi paparan partikel.

Pemerintah daerah juga diminta berkoordinasi dengan BPBD, TNI, dan Polri serta mengikuti perkembangan informasi cuaca dan kualitas udara dari BMKG.

Baca juga berita update lainnya disini: https://nakarimedia.com/

Baca juga berita update lainnya disini: https://binarnesia.com/