068100800_1784536790-Pidato_Prabowo_di_Sidang_Kabinet
Prabowo: Pamong Praja Harus Hadir Saat Rakyat Menghadapi Kesulitan

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa seorang pamong praja harus menjadi pelayan masyarakat yang selalu hadir ketika rakyat menghadapi berbagai kesulitan. Pesan tersebut disampaikan saat melantik 1.204 Pamong Praja Muda Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXXIII di Kampus IPDN Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, Rabu (29/7).

Dalam amanatnya, Prabowo mengingatkan bahwa jabatan sebagai aparatur negara bukan sekadar simbol kehormatan atau pangkat. Menurutnya, ukuran keberhasilan seorang pamong praja terletak pada manfaat nyata yang dirasakan masyarakat melalui pelayanan, perlindungan, dan pengayoman yang diberikan kepada rakyat.

Presiden juga menekankan bahwa perjalanan sebagai pamong praja bukanlah jalan yang mudah. Para lulusan IPDN akan menghadapi berbagai tantangan di lapangan sehingga dibutuhkan integritas, semangat pengabdian, dan kemampuan bekerja sama dengan berbagai unsur pemerintahan, termasuk TNI, Polri, pemerintah daerah, serta elemen masyarakat lainnya.

Selain itu, Prabowo memberikan apresiasi kepada para praja yang sebelumnya terlibat membantu penanganan bencana di Aceh. Menurutnya, tindakan tersebut mencerminkan peran ideal seorang aparatur sipil yang hadir langsung di tengah masyarakat saat dibutuhkan. Ia berharap seluruh pamong praja muda mampu menjaga dedikasi, menjunjung profesionalisme, dan menjadi pemimpin yang mampu memberikan solusi bagi masyarakat di berbagai daerah.

Baca juga berita update lainnya disini: https://nakarimedia.com/

Baca juga berita update lainnya disini: https://binarnesia.com/