Jakarta – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengingatkan para pelajar untuk menghindari kebiasaan sleep call saat meninjau pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Pesan tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya membangun pola hidup sehat sekaligus meningkatkan kualitas belajar peserta didik.
Menurut Abdul Mu’ti, penggunaan telepon genggam hingga larut malam, termasuk melakukan sleep call, dapat mengurangi waktu istirahat dan berdampak pada kondisi fisik maupun konsentrasi siswa saat mengikuti kegiatan belajar di sekolah. Tidur yang cukup dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kesehatan sekaligus menunjang prestasi akademik.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengajak siswa untuk mulai menerapkan kebiasaan positif, seperti mengatur waktu penggunaan gawai, memperbanyak aktivitas yang bermanfaat, serta memanfaatkan masa MPLS sebagai ajang mengenal lingkungan sekolah dan membangun karakter. Ia berharap para peserta didik mampu menciptakan keseimbangan antara aktivitas digital dan kehidupan sehari-hari.
Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah terus mendorong pelaksanaan MPLS yang edukatif, ramah anak, dan bebas dari praktik perundungan. Dengan pola hidup yang sehat serta lingkungan sekolah yang kondusif, diharapkan para siswa dapat mengikuti proses pembelajaran secara optimal dan berkembang menjadi generasi yang disiplin, sehat, serta berkarakter.
Baca juga berita update lainnya disini: https://nakarimedia.com/
Baca juga berita update lainnya disini: https://binarnesia.com/

























