JAKARTA – Penyelenggaraan ibadah haji yang seharusnya menjadi momen spiritual paling suci bagi umat Islam Indonesia, rupanya tak luput dari cengkeraman kotor para mafia anggaran. Pada Selasa (14/4/2026), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membongkar sebuah skandal besar yang menampar wajah institusi agama dan parlemen sekaligus.
Tim penyidik KPK secara resmi mengumumkan penyitaan barang bukti berupa uang tunai sebesar 1 Juta Dollar AS, atau jika dikonversikan setara dengan lebih dari Rp 16 Miliar. Berdasarkan temuan awal, tumpukan uang valuta asing tersebut diduga kuat merupakan “dana pelicin” yang disiapkan oleh Yaqut (eks pejabat terkait penyelenggaraan haji) dengan tujuan yang sangat spesifik: mengondisikan Panitia Khusus (Pansus) Haji.
Bagi publik yang mengikuti sengkarut masalah haji, keberadaan Pansus Haji ini sebelumnya diharapkan bisa menjadi pedang keadilan untuk mengaudit karut-marutnya manajemen kuota, fasilitas tenda Mina yang overkapasitas, hingga transparansi dana abadi umat. Namun, temuan 1 juta Dollar AS ini membuktikan adanya indikasi permufakatan jahat untuk “membeli” hasil evaluasi dan membungkam daya kritis anggota dewan di Pansus tersebut.
Skandal di pertengahan April 2026 ini adalah bentuk pengkhianatan paling kejam terhadap umat. Coba bayangkan: di luar sana, ada tukang becak, petani, dan guru honorer yang rela menyisihkan uang receh puluhan ribu rupiah setiap harinya selama berpuluh-puluh tahun hanya demi bisa mencium Ka’bah. Di saat yang sama, para oknum ini dengan entengnya melempar uang miliaran rupiah hanya untuk menutupi kebobrokan manajemen mereka.
Kabar Pelita mendesak KPK untuk mengusut tuntas aliran dana ini. Publik berhak tahu: Siapa saja anggota atau pimpinan Pansus Haji yang rencananya akan menerima cipratan Dolar ini? KPK tidak boleh hanya berhenti pada penyitaan barang bukti atau menjerat sang pemberi suap. Seluruh oknum anggota DPR yang terindikasi ikut “bermain mata” harus diseret ke meja hijau. Jangan biarkan kesucian ibadah haji digadaikan demi syahwat politik dan keserakahan duniawi!
Baca juga berita update lainnya disini: https://nakarimedia.com/
Baca juga berita update lainnya disini: https://binarnesia.com/
























