03c39383-3d41-47ce-8e71-36b67a312bbd
Banjir Lombok Timur: BPBD Minta Bantuan Makanan ke BNPB

SELONG – Kondisi pascabanjir yang menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), kini memasuki fase krusial dalam penanganan pengungsi. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lombok Timur secara resmi telah mengajukan permohonan bantuan darurat berupa makanan siap saji kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pusat.

Langkah ini diambil menyusul menipisnya cadangan logistik di gudang daerah, sementara jumlah warga terdampak yang membutuhkan bantuan pangan terus meningkat di beberapa titik pengungsian.

Stok Logistik Daerah Menipis
Kepala Pelaksana BPBD Lombok Timur menyatakan bahwa intensitas bencana yang terjadi dalam beberapa hari terakhir telah menguras sumber daya lokal. Selain makanan siap saji, kebutuhan akan perlengkapan bayi, selimut, dan air bersih juga menjadi prioritas yang mendesak untuk segera dipenuhi.

“Kami telah mengirimkan surat resmi ke pusat melalui BNPB. Fokus utama kami saat ini adalah memastikan seluruh korban terdampak, terutama lansia dan anak-anak, mendapatkan asupan nutrisi yang layak di tenda-tenda darurat,” ungkapnya dalam keterangan pers, Rabu (25/2).

Ribuan Warga Terdampak Butuh Uluran Tangan
Banjir yang dipicu oleh curah hujan ekstrem tersebut menyebabkan ratusan rumah terendam dan memaksa ribuan jiwa mengungsi ke tempat yang lebih aman. Meski air mulai surut di beberapa lokasi, kondisi rumah yang berlumpur dan rusaknya peralatan memasak milik warga membuat mereka sangat bergantung pada dapur umum dan bantuan makanan instan.

Selain bantuan dari pusat, BPBD juga terus berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan pemerintah provinsi NTB untuk mengaktifkan dapur umum lapangan di titik-titik strategis. Namun, kapasitas produksi dapur umum saat ini dinilai masih belum mencukupi untuk menjangkau seluruh wilayah terdampak yang tersebar di beberapa kecamatan.

Upaya Penanganan dan Mitigasi Lanjutan
Sembari menunggu bantuan dari BNPB tiba, tim reaksi cepat (TRC) BPBD Lombok Timur dibantu oleh TNI, Polri, dan relawan tetap bersiaga di lokasi. Mereka fokus pada pembersihan sisa-sisa banjir dan melakukan pendataan ulang terhadap kerusakan infrastruktur untuk proses rehabilitasi nantinya.

Pemerintah daerah juga mengimbau warga untuk tetap waspada, mengingat prakiraan cuaca dari BMKG menunjukkan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih mungkin terjadi di wilayah Lombok Timur dalam beberapa hari ke depan.

“Kami berharap bantuan logistik dari BNPB bisa segera didorong ke daerah dalam waktu dekat agar tidak terjadi krisis pangan di lokasi pengungsian,” tambah pihak BPBD.

Bantuan dari berbagai pihak, baik sektor swasta maupun masyarakat umum, kini mulai mengalir ke posko utama di Selong. Koordinasi satu pintu dilakukan agar penyaluran bantuan dapat dilakukan secara merata dan tepat sasaran bagi warga yang paling membutuhkan.

Baca juga berita update lainnya disini: https://nakarimedia.com/

Baca juga berita update lainnya disini: https://binarnesia.com/