686cd1fa9e642
Waspada! BMKG Beri Peringatan Banjir Rob di Pantura Semarang dan Demak Senin Sore Ini

SEMARANG & DEMAK – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi kenaikan pasang air laut yang dapat menyebabkan banjir rob di kawasan pesisir utara (Pantura) Jawa Tengah. Wilayah yang diprediksi terdampak paling signifikan pada Senin sore (19/1/2026) adalah Kota Semarang dan Kabupaten Demak.

Fenomena alam ini diperkirakan akan mencapai puncaknya pada sore hari, sehingga warga yang tinggal atau beraktivitas di sekitar pelabuhan dan pemukiman pesisir diminta untuk meningkatkan kewaspadaan.

Titik Rawan dan Estimasi Waktu Kejadian

Berdasarkan data satelit dan pemantauan pasang surut, banjir rob di wilayah Semarang diperkirakan akan menggenangi beberapa area rendah, termasuk kawasan sekitar Pelabuhan Tanjung Emas dan jalan-jalan protokol di dekat pantai. Sementara itu, di wilayah Demak, titik rawan meliputi pesisir Sayung dan daerah yang sering mengalami genangan air laut saat pasang tinggi.

Estimasi waktu kenaikan air diperkirakan mulai terjadi pada pukul 15.00 WIB hingga 18.00 WIB. Ketinggian air rob diprediksi dapat mengganggu kelancaran lalu lintas dan aktivitas bongkar muat di kawasan industri pesisir.

Penyebab Kenaikan Pasang Air Laut

BMKG menjelaskan bahwa potensi banjir rob di Semarang dan Demak kali ini dipicu oleh fase bulan yang memengaruhi gravitasi air laut, ditambah dengan kondisi gelombang yang cukup tinggi di Laut Jawa. Kombinasi faktor astronomis dan meteorologis ini menyebabkan limpasan air laut ke daratan menjadi lebih tinggi dari biasanya.

Masyarakat diimbau untuk tidak hanya mewaspadai genangan air, tetapi juga potensi kerusakan pada infrastruktur yang sering terpapar air garam dalam jangka waktu lama.

Panduan Keselamatan bagi Warga Pesisir

Menghadapi ancaman banjir rob sore ini, pemerintah daerah dan BMKG memberikan beberapa imbauan bagi masyarakat di Semarang dan Demak:

  • Amankan Kendaraan: Hindari memarkir kendaraan di area rendah yang rawan tergenang air laut untuk mencegah korosi dan kerusakan mesin.

  • Pantau Informasi Terkini: Selalu perbarui informasi melalui kanal resmi BMKG atau BPBD setempat untuk mengetahui perubahan situasi yang mendadak.

  • Waspadai Instalasi Listrik: Pastikan peralatan elektronik dan kabel listrik di dalam rumah berada di posisi yang aman agar terhindar dari hubungan arus pendek saat air masuk.

Bagi pengguna jalan yang akan melintasi jalur Pantura Semarang-Demak, disarankan untuk berhati-hati terhadap lubang jalan yang tidak terlihat saat tergenang air guna menghindari kecelakaan.

Baca juga berita update lainnya disini: https://nakarimedia.com/

Baca juga berita update lainnya disini: https://binarnesia.com/