presiden-prancis-emmanuel-macron-1758569949623_169
Macron Puji Indonesia! Presiden Prancis Sebut Kebijakan RI Batasi Medsos Anak Sebagai Langkah "Berani dan Visioner"

PARIS – Pengumuman Indonesia sebagai negara non-Barat pertama yang secara sistematis membatasi media sosial bagi anak-anak rupanya sampai ke telinga Istana Élysée. Pada Sabtu (7/3/2026), Emmanuel Macron menyatakan bahwa apa yang dilakukan Indonesia adalah langkah yang tepat untuk melindungi kesehatan mental generasi mendatang.

Prancis sendiri telah lama menerapkan aturan “Digital Majority” (usia minimum digital), dan Macron melihat Indonesia sebagai mitra strategis dalam menekan raksasa teknologi (Big Tech) agar lebih bertanggung jawab terhadap keamanan konten bagi pengguna di bawah umur.

Poin Utama Komentar Macron (Update 7 Maret 2026)

Dalam pernyataannya, Macron menggarisbawahi beberapa alasan mengapa langkah Indonesia sangat krusial di mata internasional:

  • Kepemimpinan Global: Indonesia dianggap berani memimpin negara-negara berkembang untuk tidak hanya menjadi “pasar”, tetapi juga pengatur (regulator) yang tegas.

  • Kesehatan Mental Generasi Alpha: Menyoroti kesamaan tantangan antara remaja di Eropa dan Asia terkait kecanduan layar dan perundungan siber.

  • Kedaulatan Data: Mendukung integrasi identitas digital yang digunakan Indonesia sebagai metode verifikasi usia yang dianggap lebih aman daripada metode konvensional.

  • Seruan Kolaborasi: Mengajak Indonesia untuk bersama-sama mendesak standar keamanan digital internasional yang lebih ketat dalam forum-forum global seperti G20.

Prancis dan Indonesia Berdiri di Sisi yang Sama: Melindungi Anak-Anak Kita”

Komentar Macron ini memberikan legitimasi internasional bagi Menkomdigi dan pemerintah Indonesia bahwa kebijakan ini bukan sekadar pembatasan, melainkan standar baru peradaban digital.

“Langkah Indonesia menunjukkan bahwa perlindungan anak adalah nilai universal yang melampaui batas geografis dan budaya. Di tahun 2026, kita tidak bisa lagi membiarkan algoritma menentukan masa depan anak-anak kita. Saya menyambut baik kepemimpinan Indonesia dalam isu ini. Kami di Prancis siap berbagi pengalaman teknis untuk memastikan ruang digital tetap menjadi tempat yang aman bagi pertumbuhan mereka,” tegas Emmanuel Macron, Sabtu (7/3/2026).

Baca juga berita update lainnya disini: https://nakarimedia.com/

Baca juga berita update lainnya disini: https://binarnesia.com/