17436336040-0-orang_1200_630
Kemenhut Selamatkan 232 Satwa Liar Terdampak Karhutla di Enam Provinsi

Jakarta – Kementerian Kehutanan (Kemenhut) melaporkan keberhasilan penyelamatan 232 satwa liar yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di enam provinsi hingga 8 Oktober 2026. Satwa yang diselamatkan mencakup berbagai jenis hewan, termasuk orangutan, bekantan, trenggiling, dan kukang.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama Luar Negeri Kemenhut, Ristianto Pribadi, mengatakan perlindungan satwa liar menjadi bagian penting dari penanganan karhutla. Pemerintah tidak hanya berfokus pada keselamatan masyarakat, tetapi juga berupaya menjaga kelangsungan hidup satwa yang terancam kebakaran.

Dari total satwa yang diselamatkan, sebanyak 76 ekor merupakan bekantan dan 71 ekor adalah orangutan. Selain itu, petugas menangani 24 trenggiling, 15 monyet ekor panjang, sembilan kukang, serta 37 satwa lain dari berbagai spesies, termasuk lutung, kucing kuwuk, dan ular.

Upaya penyelamatan dilakukan bersama sejumlah pihak di wilayah terdampak. Kemenhut juga mengimbau masyarakat agar tidak menangani satwa liar yang membutuhkan pertolongan secara mandiri karena proses evakuasi memerlukan keahlian khusus.

Masyarakat yang menemukan satwa liar dalam kondisi terancam diminta segera melapor kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) setempat. Langkah ini diharapkan membantu proses penyelamatan berlangsung aman sekaligus mengurangi risiko bagi manusia dan satwa.

Baca juga berita update lainnya disini: https://nakarimedia.com/

Baca juga berita update lainnya disini: https://binarnesia.com/