1434754_720
Harga Minyak Dunia Turun ke US$103,06, Ekspor Arab Saudi Pulih

Jakarta – Harga minyak dunia kembali melemah pada perdagangan Senin (21/9/2026). Penurunan terjadi ketika pasar mencermati pemulihan pengiriman minyak Arab Saudi di tengah ketegangan geopolitik yang masih berlangsung di kawasan Timur Tengah.

Harga minyak mentah Brent untuk kontrak berjangka turun 81 sen atau 0,78 persen menjadi US$103,06 per barel pada pukul 00.31 GMT. Sementara itu, minyak West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat turun 89 sen atau 0,89 persen ke level US$99,41 per barel. Pelemahan tersebut melanjutkan penurunan pada perdagangan Jumat sebelumnya.

Pergerakan harga minyak terjadi setelah serangkaian serangan kelompok Houthi terhadap sejumlah sasaran di Arab Saudi. Gangguan pada jaringan pipa East-West membuat Saudi Aramco mengubah jalur pengiriman dan meningkatkan ekspor melalui kawasan Teluk serta Selat Hormuz.

Pemulihan volume ekspor tersebut menjadi salah satu faktor yang meredakan kekhawatiran pasar mengenai pasokan minyak global. Data yang dikutip Reuters menunjukkan pengiriman minyak Arab Saudi telah kembali meningkat hingga lebih dari 4 juta barel per hari pada September, setelah berada di sekitar 2,4 juta barel per hari pada Agustus.

Meski demikian, risiko gangguan pasokan masih menjadi perhatian investor karena konflik di Timur Tengah belum sepenuhnya mereda. Perkembangan ekspor Saudi dan kondisi jalur pelayaran akan terus menjadi faktor penting bagi pergerakan harga minyak dunia.

Baca juga berita update lainnya disini: https://nakarimedia.com/

Baca juga berita update lainnya disini: https://binarnesia.com/