27100-dirut-pertamina-simon-aloysius-mantiri
Dirut Pertamina Ungkap Penyebab Antrean Panjang BBM di SPBU Bali

Jakarta – Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri, mengungkapkan sejumlah faktor yang menyebabkan antrean panjang bahan bakar minyak (BBM) di berbagai stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Bali. Salah satu penyebabnya adalah keterlambatan proses bongkar muat kapal pengangkut BBM yang mengalami kendala teknis.

Simon menjelaskan, gangguan pada jangkar kapal membuat jadwal pembongkaran muatan yang semula direncanakan berlangsung pada pukul 06.30 WITA, Senin (12/10/2026), baru terlaksana sekitar pukul 22.00 WITA. Keterlambatan tersebut berdampak pada proses penyaluran BBM ke sejumlah wilayah.

Selain kendala distribusi, meningkatnya konsumsi Pertalite turut memengaruhi ketersediaan bahan bakar di tingkat SPBU. Menurut Simon, perbedaan harga antara BBM bersubsidi dan nonsubsidi menjadi salah satu faktor yang mendorong tingginya permintaan Pertalite.

Atas kondisi tersebut, Simon menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Bali yang harus menghadapi antrean ketika mengisi bahan bakar. Ia menegaskan bahwa kendala operasional tidak dapat dijadikan alasan untuk membenarkan gangguan pelayanan kepada konsumen.

Sebagai langkah penanganan, Pertamina memperkuat pasokan BBM dan mempercepat distribusi ke SPBU. Perusahaan juga menyiapkan operasional SPBU selama 24 jam di wilayah Denpasar dan Badung serta meningkatkan kesiapan armada pengangkut.

Pertamina berharap upaya tersebut dapat mempercepat pemulihan pasokan dan mengurangi antrean. Masyarakat diimbau membeli BBM sesuai kebutuhan dan mengikuti informasi resmi mengenai ketersediaan bahan bakar.

Baca juga berita update lainnya disini: https://nakarimedia.com/

Baca juga berita update lainnya disini: https://binarnesia.com/