Jakarta – Israel dilaporkan tengah mempersiapkan operasi darat baru di Jalur Gaza di tengah belum adanya kesepakatan terkait tuntutan pelucutan senjata Hamas. Persiapan tersebut muncul ketika gencatan senjata yang berlangsung sejak Oktober 2025 masih menghadapi berbagai ketegangan.
Laporan mengenai rencana operasi baru itu menyebut Israel menilai Hamas belum memenuhi tuntutan untuk melepaskan persenjataannya. Israel sebelumnya juga menuduh Hamas berupaya membangun kembali kemampuan militernya selama periode gencatan senjata.
Dalam beberapa hari terakhir, militer Israel mengumumkan sejumlah serangan terhadap lokasi yang disebut sebagai fasilitas militer Hamas. Pasukan Israel mengklaim serangan tersebut ditujukan untuk menghentikan upaya kelompok tersebut memulihkan kemampuan militernya. Israel juga menyatakan telah mengambil langkah untuk mengurangi risiko terhadap warga sipil dalam operasi tersebut.
Sementara itu, Hamas dan pihak Palestina berulang kali menuduh Israel melakukan pelanggaran terhadap kesepakatan gencatan senjata. Situasi di Gaza masih diliputi ketidakpastian, sementara proses pemulihan wilayah terdampak perang juga belum berjalan secara luas.
Jika operasi darat baru benar-benar dilaksanakan, langkah tersebut berpotensi meningkatkan kembali ketegangan di Jalur Gaza setelah periode gencatan senjata yang telah berlangsung hampir satu tahun.
Baca juga berita update lainnya disini: https://nakarimedia.com/
Baca juga berita update lainnya disini: https://binarnesia.com/




![[CEK FAKTA] Hoaks: Habiburokhman Sebut Gibran Mirip Nabi Yusuf, Ini Fakta Sebenarnya!](https://nakarimedia.com/wp-content/uploads/2026/02/6983ec86e98d9.png)


















