bpjs-ketenagakerjaan-beri-santunan-rp-281-juta-ke-ahli-waris-petugas-ppsu-1776477236966
Bakti Terakhir Pasukan Oranye: BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp 281 Juta untuk Ahli Waris Petugas PPSU

JAKARTA – Kehilangan sosok ayah, suami, dan tulang punggung keluarga adalah pukulan terberat yang tak bisa diukur dengan materi. Namun, di tengah isak tangis keluarga seorang petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) yang baru saja berpulang, ada secercah jaminan masa depan yang memastikan roda kehidupan mereka tidak ikut terhenti.

Pada Sabtu (18/4/2026), negara melalui BPJS Ketenagakerjaan beri santunan Rp 281 juta ke ahli waris petugas PPSU tersebut. Penyerahan santunan ini bukan sekadar formalitas birokrasi, melainkan bukti nyata dari fungsi perlindungan paripurna yang menjadi hak setiap pekerja bersertifikasi.

Nominal ratusan juta rupiah tersebut merupakan akumulasi dari beberapa program jaminan sosial. Rinciannya mencakup Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) meninggal dunia, santunan berkala, biaya pemakaman, hingga yang paling krusial: beasiswa pendidikan untuk anak-anak almarhum. Jaminan beasiswa ini memastikan bahwa pendidikan sang anak akan terus dibiayai penuh mulai dari jenjang taman kanak-kanak (TK) hingga lulus di bangku perguruan tinggi.

Meski uang santunan sebesar apa pun tidak akan pernah bisa menggantikan nyawa dan kehadiran sosok kepala keluarga, setidaknya jaring pengaman sosial ini mampu mencegah ahli waris jatuh ke jurang kemiskinan ekstrem pasca-tragedi. Anak-anak almarhum tetap bisa mengejar cita-citanya tanpa harus putus sekolah karena kendala biaya.

Bagi Kabar Pelita, peristiwa mengharukan di pertengahan April 2026 ini harus menjadi momentum edukasi massal. Kita sering kali abai menyisihkan puluhan ribu rupiah per bulan untuk iuran BPJS Ketenagakerjaan karena merasa “sehat-sehat saja”. Padahal, musibah di jalanan dan di tempat kerja datang tanpa permisi.

Mari jadikan kisah Pasukan Oranye ini sebagai tamparan kesadaran. Bagi seluruh Sobat Pelita yang bekerja di sektor formal maupun informal—mulai dari driver ojol, pedagang pasar, hingga pekerja lepas—segera lindungi diri kalian. Memiliki jaminan sosial bukan berarti mengharapkan celaka, melainkan bentuk cinta dan tanggung jawab tertinggi kita kepada keluarga yang menunggu di rumah!

Baca juga berita update lainnya disini: https://nakarimedia.com/

Baca juga berita update lainnya disini: https://binarnesia.com/