PEKANBARU – Perang melawan sindikat narkotika (War on Drugs) kini memasuki babak baru yang jauh lebih mengerikan. Sindikat kejahatan bawah tanah tidak lagi hanya menyelundupkan serbuk kristal putih, melainkan mulai mendompleng tren gaya hidup urban anak muda untuk mendistribusikan racun mereka.
Pada Senin (27/4/2026), kewaspadaan publik harus ditingkatkan ke level maksimal setelah Polda Riau gagalkan peredaran narkoba, 420 cartridge etomidate disita di kawasan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru. Dalam operasi penyergapan tersebut, tim Ditresnarkoba berhasil meringkus seorang tersangka berinisial MH (29) yang bertindak sebagai kurir sekaligus pengedar vape maut tersebut.
Bagi masyarakat awam, nama “Etomidate” mungkin terdengar asing. Dalam literatur medis yang sah, zat ini adalah obat bius (anestesi) berdosis tinggi yang hanya boleh digunakan di ruang gawat darurat atau kamar operasi untuk membuat pasien tidak sadarkan diri secara instan. Namun, di tangan mafia narkoba, Etomidate disalahgunakan dan diracik menjadi liquid vape. Saat dihisap, cairan ini bisa memicu efek halusinasi berat, gangguan pernapasan fatal, hingga penurunan kesadaran drastis yang sering dijuluki sebagai efek “Narkoba Zombie”.
Dari kacamata supply chain kriminal, penangkapan di Riau ini adalah bukti bahwa rantai pasok narkoba vape sedang menginvasi daerah-daerah secara agresif. Ini bukanlah kasus yang berdiri sendiri. Belum genap dua minggu lalu, kepolisian di Jakarta juga baru saja menggerebek sebuah laboratorium rahasia (clandestine lab) di apartemen Tangerang yang dikelola oleh Warga Negara Asing (WNA) asal Malaysia. Laboratorium tersebut bahkan bersiap memproduksi ratusan ribu cartridge Etomidate siap edar!
Bagi para orang tua dan generasi muda, ini adalah red flag (peringatan keras) yang tidak bisa diabaikan. Jangan pernah asal mencoba atau menerima cartridge vape dari orang yang tidak dikenal di tongkrongan. Modus operandi ini sangat berbahaya karena wujud fisiknya sama persis dengan liquid rokok elektrik pada umumnya.
Aparat kepolisian dan BNN kini mengemban tugas berat untuk memutus rantai pasok ini hingga ke tingkat produsen dan bandar besarnya. Publik menuntut agar para pelaku dijerat dengan hukuman maksimal plus pasal Pencucian Uang (TPPU), agar industri racun gaya hidup ini bisa segera dimatikan!
Baca juga berita update lainnya disini: https://nakarimedia.com/
Baca juga berita update lainnya disini: https://binarnesia.com/





















