2632026-BI-PTB-01-SAUDAGAR-4
Bungkam Pesimisme Krisis Pangan: Mentan Pede RI Lolos dari Jeratan "Godzilla El Nino" Berbekal Resep 2023

JAKARTA – Di saat banyak negara agraris mulai membunyikan alarm darurat pangan akibat anomali cuaca ekstrem, Kementerian Pertanian Republik Indonesia justru menunjukkan gestur yang jauh dari kata gentar. Pada Senin (30/3/2026), Menteri Pertanian memberikan garansi moral kepada ratusan juta rakyat Indonesia bahwa lumbung pangan nasional tidak akan jebol oleh terjangan kemarau panjang berskala raksasa yang belakangan ini ramai dilabeli sebagai “Godzilla El Nino”. Ketenangan ini bukan sekadar retorika kosong, melainkan dibangun di atas fondasi keberhasilan empiris yang pernah diraih bangsa ini tiga tahun silam.

Dalam pemaparannya, Mentan mengajak publik untuk kembali menengok catatan gemilang di tahun 2023. Saat itu, Indonesia juga dihadapkan pada ancaman El Nino yang sangat kuat, yang diprediksi akan menghanguskan jutaan hektare lahan persawahan produktif. Namun, melalui manuver taktis yang cepat dan terukur, krisis tersebut berhasil diredam. Langkah-langkah strategis seperti pompanisasi massal untuk mengairi lahan kering, percepatan masa tanam dengan memanfaatkan sisa hujan, hingga distribusi benih varietas unggul yang tahan kekeringan, terbukti ampuh menyelamatkan produksi beras nasional dari jurang kelangkaan.

Memasuki akhir kuartal pertama tahun 2026 ini, skala ancaman memang diproyeksikan lebih masif. Predikat “Godzilla” disematkan oleh para pakar klimatologi karena anomali suhu permukaan laut diprediksi memicu defisit curah hujan yang jauh lebih parah dan durasi kemarau yang lebih panjang. Meski demikian, Mentan menegaskan bahwa “resep” penawar dari tahun 2023 tidak hanya akan didaur ulang, tetapi juga telah disempurnakan. Pemerintah kini telah mengantongi peta kerentanan iklim yang jauh lebih akurat, yang memungkinkan intervensi dilakukan secara spesifik langsung ke urat nadi lumbung pangan di berbagai provinsi.

Hadapi El Nino Godzilla, Mentan Jamin Stok Pangan Aman

Optimalisasi lahan rawa yang dulunya dianggap tidak produktif, kini kembali digenjot menjadi tulang punggung baru penyediaan beras. Selain itu, kolaborasi erat dengan TNI Angkatan Darat dalam mengawal distribusi pupuk dan memastikan saluran irigasi primer maupun sekunder bebas dari sumbatan, menjadi bukti bahwa urusan perut rakyat kini ditangani dengan pendekatan keamanan nasional. Gudang-gudang cadangan beras pemerintah yang dikelola oleh Bulog juga dilaporkan berada dalam kapasitas aman untuk meredam fluktuasi harga di pasar tradisional.

Sikap percaya diri Mentan ini diharapkan mampu menjaga stabilitas psikologis pasar agar tidak memicu fenomena panic buying di tengah masyarakat. Di saat bayang-bayang krisis pangan global semakin pekat, keyakinan bahwa Indonesia mampu menjinakkan “Godzilla El Nino” memberikan secercah harapan. Ini adalah ujian pembuktian bagi pemerintah di tahun 2026; apakah resep sukses masa lalu benar-benar cukup tangguh untuk menahan hantaman monster iklim masa kini.

Baca juga berita update lainnya disini: https://nakarimedia.com/

Baca juga berita update lainnya disini: https://binarnesia.com/