petugas-gabungan-memburu-ikan-sapu-sapu-di-kali-taman-semanan-indah-cengkareng-jakarta-barat-jumat-1742026-1776401177006_169
Tumpas Ikan Sapu-Sapu, Pasukan Oranye Jakbar Diganjar Duit & Tiket Ancol

JAKARTA – Di tengah kepenatan urusan kemacetan dan polusi ibu kota, sebuah pemandangan tak biasa justru datang dari bantaran sungai. Pada Jumat (17/4/2026), para petugas Unit Pengelola Kebersihan (UPK) Badan Air Jakarta Barat tampak semakin trengginas memburu ikan sapu-sapu. Usut punya usut, aksi bersih-bersih ini berbalut sayembara seru berhadiah menarik!

Pihak pengelola rupanya memberikan suntikan motivasi ekstra bagi para petugas yang berhasil menumpas ikan bernama latin Plecostomus tersebut. Bagi regu atau petugas yang berhasil menjaring ikan sapu-sapu dalam jumlah terbanyak, telah disiapkan reward khusus, mulai dari uang tunai untuk tambahan uang dapur, hingga tiket rekreasi ke Ancol.

Sayembara unik di pertengahan April 2026 ini sebenarnya bukan sekadar ajang seru-seruan memancing. Di balik tawa dan keringat para petugas, ada misi ekologis yang sangat serius.

Bagi ekosistem perairan lokal, ikan sapu-sapu adalah spesies invasif yang sangat merusak. Ikan ini tidak memiliki predator alami di sungai kita, berkembang biak dengan sangat masif, dan rakus memakan telur-telur ikan endemik asli Indonesia. Jika dibiarkan, populasi ikan lokal di sungai Jakarta bisa benar-benar punah.

Selain itu, keberadaan ikan sapu-sapu dalam jumlah gila-gilaan adalah “indikator alami” bahwa kualitas air sungai tersebut sudah berada di tahap kritis. Ikan sapu-sapu dikenal sebagai spesies extreme survivor yang mampu hidup di air dengan tingkat pencemaran limbah beracun dan logam berat yang sangat tinggi.

Kabar Pelita memberikan apresiasi standing ovation buat inovasi reward ini. Ini adalah cara memanusiakan para petugas kebersihan yang setiap hari bertaruh nyawa di sungai kotor. Namun, kita sebagai warga Jakarta juga harus peka. Jangan biarkan para petugas ini bekerja sendirian! Sayembara memberantas ikan sapu-sapu tidak akan pernah selesai jika pabrik-pabrik nakal dan warga masih saja membuang limbah serta sampah sembarangan ke badan sungai.

Baca juga berita update lainnya disini: https://nakarimedia.com/

Baca juga berita update lainnya disini: https://binarnesia.com/