15-cabul-copy
Miris! Guru di Jember Telanjangi 22 Siswa SD Hanya karena Uang Rp 75 Ribu Hilang

JEMBER – Dunia pendidikan di Kabupaten Jember, Jawa Timur, kembali tercoreng oleh tindakan tidak terpuji oknum pendidik. Pada Rabu (11/2/2026), dilaporkan seorang guru sekolah dasar tega menelanjangi 22 orang siswanya. Mirisnya, tindakan yang mencederai martabat anak-anak tersebut dilakukan hanya karena sang guru merasa kehilangan uang sebesar Rp 75.000.

Insiden ini memicu gelombang kecaman dari orang tua murid dan aktivis perlindungan anak, yang menilai tindakan tersebut sebagai bentuk kekerasan fisik dan mental yang sangat serius.

Kronologi: Tuduhan Berujung Trauma

Peristiwa ini bermula saat sang guru menyadari uang pribadinya senilai Rp 75.000 hilang di lingkungan kelas. Bukannya melakukan pendekatan persuasif atau melaporkan kepada pihak sekolah secara prosedural, oknum guru tersebut justru melakukan tindakan ekstrem untuk mencari pelaku di antara para siswa.

  • Geledah Paksa: Guru tersebut memerintahkan puluhan siswa untuk membuka pakaian mereka sebagai bagian dari “pemeriksaan”.

  • Jumlah Korban: Sebanyak 22 siswa dipaksa menanggalkan pakaian di hadapan teman-temannya.

  • Reaksi Siswa: Banyak siswa yang menangis dan merasa malu, yang kini berdampak pada trauma mendalam dan ketakutan untuk kembali ke sekolah.

Tuntutan Keadilan dan Perlindungan Anak

Pihak Dinas Pendidikan Jember dan kepolisian setempat dilaporkan telah turun tangan untuk melakukan investigasi menyeluruh. Para orang tua menuntut agar oknum guru tersebut diberikan sanksi berat, mulai dari pencopotan jabatan hingga proses pidana sesuai UU Perlindungan Anak.

“Tindakan ini benar-benar di luar nalar dan tidak manusiawi. Uang Rp 75 ribu tidak ada harganya dibandingkan dengan harga diri dan mental anak-anak kami yang hancur karena dipermalukan seperti itu,” ungkap salah satu perwakilan wali murid, Rabu (11/2/2026).

Lembaga perlindungan anak juga mendesak agar segera dilakukan trauma healing bagi 22 siswa tersebut agar dampak psikologis dari insiden ini tidak terbawa hingga mereka dewasa.

Baca juga berita update lainnya disini: https://nakarimedia.com/

Baca juga berita update lainnya disini: https://binarnesia.com/