878107_09391008102024_433402_01084323082024_bahlil_pidato_RMOL
Bahlil Targetkan Produksi Blok Masela Dimulai 2029, Proyek Energi Strategis Siap Dongkrak Investasi

Makassar – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menargetkan produksi gas dari Blok Masela dapat dimulai pada 2029. Target tersebut menjadi bagian dari percepatan pengembangan salah satu proyek migas terbesar di Indonesia yang diharapkan mampu meningkatkan ketahanan energi nasional sekaligus menarik investasi bernilai besar.

Menurut Bahlil, pemerintah terus mendorong penyelesaian berbagai tahapan pengembangan agar proyek dapat berjalan sesuai jadwal. Koordinasi dengan kontraktor, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan terus diperkuat untuk memastikan seluruh proses, mulai dari perizinan hingga pembangunan fasilitas produksi, berlangsung tanpa hambatan berarti.

Blok Masela dinilai memiliki peran strategis dalam memenuhi kebutuhan energi domestik sekaligus meningkatkan kapasitas ekspor gas alam Indonesia. Kehadiran proyek ini juga diproyeksikan membuka ribuan lapangan kerja, menggerakkan perekonomian daerah, serta memberikan efek berganda bagi sektor industri pendukung di kawasan timur Indonesia.

Pemerintah menegaskan bahwa investasi besar yang digelontorkan dalam pengembangan Blok Masela harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Selain meningkatkan produksi energi, proyek tersebut diharapkan mampu memperkuat pembangunan infrastruktur, mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, serta meningkatkan daya saing Indonesia di sektor energi global.

Dengan target produksi pada 2029, pemerintah optimistis Blok Masela akan menjadi salah satu tulang punggung pasokan gas nasional sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai negara penghasil energi di kawasan Asia Pasifik.

Baca juga berita update lainnya disini: https://nakarimedia.com/

Baca juga berita update lainnya disini: https://binarnesia.com/