SERANG – Guna menjamin kekhusyukan umat Islam dalam menjalankan ibadah di bulan suci Ramadan 1447 H, jajaran Polres Serang memperketat pengamanan dengan menggelar patroli skala besar pada tengah malam hingga menjelang waktu sahur. Langkah preventif ini diambil untuk mengantisipasi maraknya aksi tawuran remaja, balap liar, dan aktivitas geng motor yang kerap meresahkan warga.
Patroli yang melibatkan personel gabungan dari berbagai satuan ini menyisir sejumlah titik rawan di wilayah hukum Polres Serang. Fokus utama petugas adalah lokasi-lokasi yang sering dijadikan tempat berkumpulnya pemuda (nongkrong) hingga dini hari, yang berpotensi memicu gesekan antar kelompok.
Antisipasi “Perang Sarung” dan Balap Liar
Kapolres Serang menyatakan bahwa fenomena “perang sarung” dan balap liar menjadi perhatian khusus selama bulan puasa tahun ini. Meski terlihat seperti permainan, aksi tersebut seringkali berujung pada bentrokan fisik yang menggunakan senjata tajam atau benda tumpul lainnya.
“Kami tidak ingin kesucian bulan Ramadan dinodai oleh aksi-aksi anarkis kelompok remaja. Patroli tengah malam ini adalah bentuk kehadiran negara untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat yang sedang beristirahat maupun yang akan memulai aktivitas sahur,” tegas pihak Polres Serang, Rabu (25/2).
Tindakan Tegas bagi Pelanggar
Dalam operasi yang dilakukan pada dini hari tersebut, petugas tidak hanya membubarkan kerumunan yang mencurigakan, tetapi juga melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan bermotor dan barang bawaan. Jika ditemukan senjata tajam, narkoba, atau penggunaan knalpot brong yang bising, polisi memastikan akan melakukan tindakan tegas sesuai hukum yang berlaku.
Selain menyasar jalanan protokol, tim patroli juga masuk ke pemukiman penduduk dan berkoordinasi dengan petugas siskamling setempat. Polisi mengajak masyarakat untuk berperan aktif melaporkan jika melihat adanya indikasi pergerakan massa remaja yang mencurigakan melalui call center kepolisian.
Himbauan kepada Orang Tua
Pihak kepolisian juga memberikan himbauan keras kepada para orang tua di wilayah Serang agar lebih ketat dalam mengawasi anak-anak mereka. Orang tua diminta memastikan putra-putri mereka sudah berada di dalam rumah sebelum pukul 22.00 WIB guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
“Peran keluarga sangat sentral. Jangan biarkan anak-anak kita menjadi pelaku atau bahkan korban kejahatan jalanan. Mari kita isi Ramadan dengan kegiatan positif di masjid atau di rumah masing-masing,” tambah petugas.
Sejauh ini, patroli rutin yang dilakukan dilaporkan berhasil menekan angka kriminalitas jalanan di Serang secara signifikan. Masyarakat menyambut baik langkah ini, mengingat rasa was-was sering muncul saat menjelang waktu subuh akibat suara bising motor dan ancaman tawuran.
Polres Serang berkomitmen akan terus melaksanakan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) ini hingga Hari Raya Idul Fitri mendatang demi terciptanya situasi Kamtibmas yang kondusif di wilayah Banten.
Baca juga berita update lainnya disini: https://nakarimedia.com/
Baca juga berita update lainnya disini: https://binarnesia.com/
























