df43f84b-a86a-4cce-bdb3-4aea0af1986e
Niat Ziarah Berujung Duka: Tiga Anggota Keluarga Tewas Usai Mobil Dihantam Kereta di Grobogan

GROBOGAN – Sebuah tragedi memilukan terjadi di perlintasan kereta api tanpa palang pintu di wilayah Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Sebuah mobil yang ditumpangi oleh satu keluarga dihantam keras oleh kereta api yang melintas, mengakibatkan tiga orang penumpang di dalamnya tewas seketika di lokasi kejadian.

Peristiwa nahas ini terjadi pada pagi hari saat kondisi lalu lintas di sekitar lokasi masih cukup sepi. Berdasarkan informasi yang dihimpun, rombongan keluarga tersebut sedianya hendak melakukan perjalanan untuk berziarah ke makam kerabat. Namun, takdir berkata lain saat kendaraan yang mereka tumpangi mencoba melintasi rel kereta api.

Kronologi Kejadian
Kecelakaan bermula saat mobil yang dikendarai korban melaju dari arah jalan raya menuju perlintasan kereta api. Diduga karena kurangnya kewaspadaan atau tidak adanya rambu peringatan yang memadai (palang pintu), pengemudi mobil tidak menyadari adanya kereta api yang melaju dengan kecepatan tinggi dari arah samping.

Benturan keras tak terelakkan. Mobil terseret hingga beberapa puluh meter dari titik tabrakan awal, mengakibatkan kondisi kendaraan rusak parah hingga nyaris tak berbentuk. Warga di sekitar lokasi yang mendengar dentuman keras langsung berlarian menuju sumber suara untuk memberikan pertolongan.

Identitas Korban
Petugas kepolisian yang tiba di lokasi segera melakukan evakuasi terhadap para korban. Teridentifikasi ada tiga orang korban jiwa yang semuanya merupakan satu ikatan keluarga. Ketiga korban dinyatakan meninggal dunia di tempat akibat luka berat yang diderita.

“Kami sangat berduka atas kejadian ini. Korban terdiri dari ayah, ibu, dan seorang anak yang rencananya akan pergi berziarah. Saat ini jenazah sudah dievakuasi ke RSUD terdekat untuk proses lebih lanjut,” ujar salah satu petugas kepolisian di lokasi kejadian.

Himbauan Keamanan Perlintasan
Kejadian ini kembali menjadi pengingat pahit tentang bahayanya perlintasan kereta api tanpa palang pintu yang masih banyak tersebar di wilayah Jawa Tengah, khususnya Grobogan. PT KAI dan pihak kepolisian berulang kali menghimbau masyarakat untuk selalu “Berhenti, Tengok Kanan-Kiri” sebelum melintasi rel.

Warga setempat berharap pemerintah segera memasang palang pintu otomatis atau setidaknya menempatkan penjaga di perlintasan tersebut guna mencegah jatuhnya korban jiwa di masa mendatang. Lokasi tersebut memang dikenal rawan karena jarak pandang yang tertutup oleh bangunan atau pepohonan di sekitar rel.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan dari saksi mata guna memastikan penyebab pasti kecelakaan. Sementara itu, duka mendalam menyelimuti rumah duka korban saat kerabat dan tetangga mulai berdatangan menyambut kedatangan jenazah.

Baca juga berita update lainnya disini: https://nakarimedia.com/

Baca juga berita update lainnya disini: https://binarnesia.com/