69ba2a517929b
Kabar Baik! Tim Medis Sebut Mata Andrie Yunus Tak Akan Buta Permanen, Ini Faktor Penyelamatnya

JAKARTA – Secercah cahaya muncul dari ruang perawatan intensif RS yang menangani Andrie Yunus. Pada Rabu pagi (18/3/2026), tim dokter spesialis mata yang menangani aktivis KontraS tersebut memberikan pernyataan resmi mengenai perkembangan kesehatannya. Setelah melalui serangkaian observasi dan tindakan medis darurat sejak Senin lalu, prognosis terhadap indra penglihatan Andrie dinyatakan positif.

Penanganan Cepat Menjadi Kunci Utama

Penyelamatan penglihatan Andrie disebut terjadi karena adanya tindakan pertolongan pertama yang sangat tepat di lokasi kejadian. Pembilasan mata dengan air mengalir secara terus-menerus segera setelah terkena cairan kimia terbukti krusial dalam menetralkan tingkat keasaman (pH) dan mencegah kerusakan lebih dalam pada lapisan kornea.

“Meskipun ada peradangan hebat pada kelopak mata dan jaringan sekitarnya, lapisan vital pada bola mata berhasil terlindungi. Kami optimis bahwa dengan perawatan yang intensif, penglihatan beliau bisa kembali berfungsi dengan baik,” ungkap perwakilan tim medis, Rabu (18/3/2026).

Teknologi Medis 2026: Regenerasi Jaringan

Di tahun 2026 ini, penanganan luka bakar kimia juga didukung oleh teknologi kedokteran yang lebih maju. Tim dokter dilaporkan menggunakan metode terapi membran amnion terbaru dan gel regeneratif yang mampu mempercepat pemulihan sel epitel kornea yang rusak.

Beberapa poin perkembangan medis Andrie Yunus saat ini:

  • Tekanan Bola Mata: Berada dalam batas normal, mengurangi risiko glaukoma sekunder.

  • Transparansi Kornea: Mulai menunjukkan tanda-tanda kejernihan pasca-pembersihan material korosif.

  • Tahap Pemulihan: Andrie akan menjalani masa observasi ketat selama 14 hari ke depan untuk mencegah infeksi sekunder.

Dukungan Moral dan Fokus Penyelidikan

Kabar ini membawa angin segar bagi keluarga dan rekan sejawat di KontraS yang terus mengawal kasus ini. Meski kondisi fisiknya mulai membaik, fokus publik kini tetap tertuju pada pengejaran empat orang terduga pelaku yang identitasnya mulai terendus oleh kepolisian.

“Andrie adalah pejuang, dan hari ini medis membuktikan bahwa semangatnya untuk terus ‘melihat’ ketidakadilan tidak bisa dipadamkan begitu saja oleh air keras,” ujar salah satu rekan korban di Jakarta.

Baca juga berita update lainnya disini: https://nakarimedia.com/

Baca juga berita update lainnya disini: https://binarnesia.com/