MAKASSAR – Kota Daeng kembali dihebohkan dengan tingkah laku para public figure lokalnya. Pada Kamis (12/2/2026), sebuah video singkat mendadak viral di berbagai platform media sosial yang memperlihatkan dua orang selebgram Makassar terlibat cekcok mulut hingga kontak fisik. Pemicunya tergolong unik namun mewah: mereka dikabarkan berebut sebuah “Whip” Pink (istilah slang untuk mobil mewah) di sebuah kawasan hiburan malam.
Ironisnya, dalam rekaman yang beredar luas tersebut, kedua selebgram yang memiliki ratusan ribu pengikut ini tampak berada di bawah pengaruh alkohol (mabuk), yang semakin memperkeruh suasana di lokasi kejadian.
Kronologi: Gengsi di Balik Warna Pink
Kejadian bermula saat kedua selebgram tersebut bertemu di sebuah lokasi yang sama. Entah karena kesalahpahaman atau persaingan gaya hidup yang sudah lama terpendam, keduanya mulai memperdebatkan kepemilikan atau hak penggunaan sebuah mobil mewah berwarna pink yang terparkir di sana.
Beberapa poin yang menjadi sorotan netizen dalam video tersebut:
-
Adu Mulut Hebat: Keduanya saling lempar kalimat pedas mengenai status sosial dan kekayaan.
-
Kondisi Tidak Stabil: Gerak-gerik dan nada bicara yang melantur menunjukkan keduanya sedang dalam kondisi mabuk berat.
-
Intervensi Keamanan: Pihak keamanan lokasi (security) terpaksa turun tangan untuk memisahkan keduanya sebelum keadaan menjadi lebih anarkis.
Netizen: “Gaya Sultan, Adab Pinggiran”
Aksi kedua selebgram ini pun langsung menuai ribuan komentar pedas dari netizen. Banyak yang menyayangkan perilaku mereka yang tidak memberikan contoh baik, terutama di tengah pengaruh mereka yang cukup besar bagi anak muda di Makassar. Fenomena “perebutan status” lewat benda mati ini dianggap sebagai puncak dari obsesi gaya hidup berlebihan di media sosial.
“Sangat disayangkan, mereka punya pengikut banyak tapi malah menunjukkan adegan tidak terpuji seperti ini di depan publik. Hanya karena mobil (whip), sampai hilang kendali begitu. Semoga jadi pelajaran buat yang lain,” tulis salah satu akun netizen yang viral di kolom komentar, Kamis (12/2/2026).
Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari kedua belah pihak terkait permintaan maaf atau klarifikasi atas kegaduhan yang telah mereka perbuat.
Baca juga berita update lainnya disini: https://nakarimedia.com/
Baca juga berita update lainnya disini: https://binarnesia.com/

























