JAKARTA – Upaya aparat kepolisian dalam memutus mata rantai pendanaan sindikat narkotika internasional kembali membuahkan hasil. Dalam pengembangan penyidikan kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) jaringan Fredy Pratama, terungkap modus operandi yang digunakan para kaki tangan untuk menyamarkan asal-usul uang hasil kejahatan. Salah satu tersangka berinisial Frans diketahui melakukan transaksi mencurigakan dengan cara Frans tukar Rupiah ke SGD sebelum kirim ke gembong narkoba Fredy di Thailand.
Modus konversi mata uang ini dilakukan untuk mengaburkan jejak transaksi perbankan agar tidak mudah terdeteksi oleh sistem pemantauan keuangan otoritas di Indonesia.
Mengaburkan Jejak, Meloloskan Uang Haram
Dalam pemeriksaan, terungkap bahwa tersangka Frans bertugas sebagai kurir keuangan yang bertanggung jawab atas aliran dana dari hasil penjualan narkotika di Tanah Air untuk dikirimkan kepada Fredy Pratama yang diduga bersembunyi di Thailand. Penggunaan mata uang Dolar Singapura (SGD) dipilih untuk mempermudah transaksi lintas negara dan meminimalisasi kecurigaan saat dana masuk ke rekening luar negeri.
“Ini adalah bagian dari strategi penyidikan follow the money. Kami tidak hanya mengejar barang buktinya, tapi kami membedah bagaimana jaringan ini bekerja secara finansial. Fakta bahwa Frans tukar Rupiah ke SGD sebelum kirim ke gembong narkoba Fredy di Thailand membuktikan bahwa sindikat ini sangat terorganisir dalam upaya menyembunyikan hasil tindak pidana mereka,” urai seorang perwira tinggi kepolisian dalam keterangan persnya.
Modus Operandi Pencucian Uang
Berikut adalah alur penyalahgunaan keuangan yang berhasil dibongkar oleh penyidik dalam jaringan narkotika tersebut:
| Tahapan Aliran Dana | Mekanisme Modus Operandi |
| Pengumpulan Dana | Mengumpulkan uang tunai hasil penjualan narkotika dari berbagai kaki tangan di wilayah domestik. |
| Konversi Mata Uang | Melakukan penukaran uang Rupiah ke Dolar Singapura (SGD) melalui perantara atau money changer tertentu. |
| Transfer Lintas Batas | Mengirimkan dana tersebut ke rekening-rekening yang terafiliasi dengan Fredy Pratama di Thailand. |
Memiskinkan Bandar Narkoba
Polri menegaskan bahwa upaya pemiskinan bandar narkoba adalah prioritas utama. Dengan membongkar jaringan finansial seperti yang dilakukan tersangka Frans, polisi berharap dapat melumpuhkan daya gerak Fredy Pratama yang selama ini dikenal sulit dijangkau karena kekuatan modalnya yang besar.
Proses hukum terhadap Frans dan tersangka lainnya terus berjalan. Penyidik saat ini tengah melakukan pelacakan aset (asset tracing) untuk menyita seluruh harta benda hasil kejahatan yang tersebar di dalam maupun luar negeri. Keberhasilan mengungkap jalur keuangan ini diharapkan menjadi pintu masuk untuk melakukan penyitaan aset dalam skala yang lebih besar guna memulihkan kerugian masyarakat akibat dampak peredaran narkotika.
Baca juga berita update lainnya disini: https://suarakabarmedia.com/
Baca juga berita update lainnya disini: https://kabarbaghasasi.com/















