JAKARTA – Definisi “kelas pekerja” sering kali dikerdilkan hanya sebatas mereka yang bekerja di dalam pabrik atau gedung perkantoran. Padahal, ada jutaan pekerja sektor informal yang nyawanya dan periuk nasinya jauh lebih rentan terhadap kebijakan negara dan kerakusan oligarki. Peringatan May Day pada Jumat (1/5/2026) menjadi momentum pembuktian solidaritas antar-kelas yang luar biasa.
Perhatian publik kini tersedot pada momen di mana aksi May Day di DPR RI penuh simbol, nelayan pesisir ikut bersuara. Kehadiran para nelayan dengan membawa jaring kosong, miniatur perahu yang rusak, dan hasil tangkapan laut yang tercemar bukanlah sekadar aksi teatrikal biasa. Ini adalah manifestasi visual dari hancurnya Blue Economy (Ekonomi Biru) di tingkat akar rumput akibat kebijakan pembangunan yang tidak berwawasan lingkungan.
Dari kacamata keadilan ekologis dan ekonomi politik, para nelayan pesisir ini sedang menghadapi “PHK Alam” secara paksa. Proyek reklamasi pantai yang menggusur wilayah tangkap, limbah industri korporasi yang membunuh ekosistem ikan, hingga ancaman krisis iklim ekstrem, secara sistematis telah memiskinkan mereka. Berbeda dengan buruh pabrik yang masih bisa menuntut pesangon, ketika laut mati, nelayan kehilangan segalanya tanpa ada jaring pengaman sosial dari negara.
Bergabungnya nelayan ke dalam barisan buruh dan mahasiswa di Senayan membawa satu pesan tegas: penindasan ekonomi itu bersifat lintas sektoral. Undang-undang dan regulasi investasi yang disahkan di dalam gedung dewan tersebut sering kali memberikan karpet merah bagi pemodal besar, namun di saat yang sama menggusur ruang hidup masyarakat pesisir dan memeras keringat kaum buruh.
Bagi generasi muda, pemandangan ini adalah pengingat bahwa keadilan sosial tidak bisa diperjuangkan secara terkotak-kotak. Solidaritas antara buruh kerah biru, pekerja kerah putih, dan pahlawan pangan di pesisir adalah kunci utama untuk menekan rezim agar kembali berpihak pada rakyat, bukan sekadar melayani kepentingan oligarki!
Baca juga berita update lainnya disini: https://nakarimedia.com/
Baca juga berita update lainnya disini: https://binarnesia.com/




















