sedang_1751432340IMG_20250702_115330
Terang Tragedi Serang Baru: Polisi Berhasil Temukan Potongan Tangan dan Kaki Korban Mutilasi Freezer Bekasi!

BEKASI – Hanya dalam hitungan jam setelah rilis penangkapan pelaku, babak baru dari kasus pembunuhan keji di Serang Baru, Kabupaten Bekasi, kembali terungkap. Pada Senin siang (30/3/2026), aparat dari Ditreskrimum Polda Metro Jaya bersama jajaran Polres Metro Bekasi sukses menemukan potongan tubuh berupa tangan dan kaki milik Abdul Hamid, penjaga kios ayam goreng yang menjadi korban mutilasi oleh dua rekan kerjanya sendiri. Penemuan ini sekaligus melengkapi kepingan puzzle forensik yang sejak akhir pekan lalu dicari oleh pihak berwajib.

Keberhasilan penemuan organ tubuh ini tidak lepas dari proses interogasi maraton yang dilakukan penyidik terhadap kedua tersangka, DS dan S. Di bawah tekanan bukti-bukti yang memberatkan, keduanya akhirnya “bernyanyi” dan menunjukkan lokasi pasti di mana mereka membuang sisa-sisa kejahatan tersebut. Demi menghilangkan jejak, para pelaku rupanya tidak menyatukan potongan tubuh tersebut dengan jasad utama yang disembunyikan di dalam freezer kios, melainkan membuangnya ke sebuah lokasi pembuangan yang cukup tersembunyi tidak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP).

Tim gabungan yang tiba di lokasi yang ditunjuk pelaku langsung melakukan penyisiran area secara teliti. Berbekal garis polisi yang melingkari kawasan tersebut, petugas Inafis mengevakuasi bungkusan plastik gelap yang ternyata berisi potongan tangan dan kaki korban. Kondisi temuan tersebut langsung diamankan dengan standar operasional forensik yang ketat untuk mencegah kerusakan DNA lebih lanjut.

Seluruh temuan krusial ini kemudian langsung dibawa menggunakan ambulans Dokpol menuju Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Di sana, potongan tubuh tersebut akan disatukan dan dicocokkan dengan jasad utama melalui proses autopsi dan identifikasi forensik menyeluruh. Langkah ini sangat vital tidak hanya untuk melengkapi berkas Berita Acara Pemeriksaan (BAP) di pengadilan nanti, tetapi juga sebagai bentuk penghormatan terakhir agar jenazah korban dapat dikebumikan oleh pihak keluarga dalam kondisi yang utuh.

Penemuan di siang hari bolong ini kembali menyentak batin warga Bekasi. Tragedi Serang Baru menjadi bukti nyata betapa gelapnya hati manusia ketika sudah dikuasai oleh niat jahat dan keserakahan. Di sisi lain, kecepatan dan ketepatan aparat kepolisian dalam membongkar kasus ini—dari penemuan mayat, penangkapan pelaku yang berniat kabur, hingga pencarian potongan tubuh dalam kurun waktu kurang dari 48 jam—patut mendapat apresiasi tinggi. Kini, warga berharap proses hukum dapat berjalan seadil-adilnya dan memberikan hukuman maksimal bagi kedua pelaku yang telah merenggut nyawa rekan kerja mereka dengan cara yang sangat tidak manusiawi.

Baca juga berita update lainnya disini: https://nakarimedia.com/

Baca juga berita update lainnya disini: https://binarnesia.com/