415682
Sidang Gugatan Merger Paramount dan Warner Bros Dijadwalkan Maret 2027, Proses Akuisisi Kian Tertunda

Jakarta – Rencana merger senilai lebih dari US$100 miliar antara Paramount Skydance dan Warner Bros. Discovery kembali menghadapi hambatan. Pengadilan federal Amerika Serikat resmi menetapkan sidang gugatan antimonopoli terkait transaksi tersebut akan digelar pada 2 Maret 2027, sehingga proses akuisisi dipastikan tertunda lebih lama dari target awal perusahaan.

Keputusan itu diambil setelah koalisi sejumlah jaksa agung negara bagian bersama organisasi pekerja industri hiburan mengajukan gugatan. Mereka menilai merger dua raksasa media tersebut berpotensi mengurangi persaingan usaha, memperbesar dominasi pasar, serta berdampak pada konsumen maupun pekerja di industri hiburan. Sidang dijadwalkan berlangsung selama 12 hari kerja pengadilan.

Sebelumnya, Paramount berharap persidangan dapat berlangsung lebih cepat agar proses penggabungan bisnis bisa segera diselesaikan. Namun, hakim memutuskan jadwal yang lebih panjang untuk memberikan waktu bagi kedua belah pihak mempersiapkan bukti dan argumen hukum secara menyeluruh.

Selama proses hukum berjalan, Paramount juga sepakat menunda penyelesaian akuisisi hingga putusan pengadilan keluar atau paling lambat Juni 2027. Penundaan tersebut berpotensi menambah beban biaya bagi perusahaan sesuai ketentuan dalam perjanjian merger. Meski demikian, Paramount tetap meyakini penggabungan dengan Warner Bros. Discovery akan memperkuat daya saing perusahaan di tengah ketatnya persaingan industri streaming dan media global.

Baca juga berita update lainnya disini: https://nakarimedia.com/

Baca juga berita update lainnya disini: https://binarnesia.com/