TRENGGALEK – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1447 H, Polres Trenggalek mulai mengambil langkah preventif untuk menjaga ketertiban masyarakat. Pada Jumat (20/2/2026), pihak kepolisian secara resmi mengeluarkan larangan penggunaan Sound Horeg (sistem suara berkekuatan ekstrem) dan petasan dalam aktivitas patroli sahur.
Langkah ini diambil menyusul banyaknya keluhan warga di tahun-tahun sebelumnya yang merasa terganggu alih-alih terbantu dengan cara membangunkan sahur yang dianggap terlalu berlebihan.
Antara Tradisi dan Gangguan Ketertiban
Patroli sahur memang sudah menjadi tradisi di masyarakat, namun belakangan ini tren penggunaan sound system raksasa yang diangkut truk atau pikap (Sound Horeg) dinilai sudah melenceng dari tujuan aslinya. Suara bas yang terlalu kuat tidak hanya mengganggu waktu istirahat, tetapi juga berisiko merusak bangunan dan kesehatan pendengaran.
Beberapa poin krusial dalam larangan ini:
-
Dampak Getaran: Sound horeg seringkali menyebabkan kaca rumah warga retak dan sangat mengganggu lansia serta bayi.
-
Potensi Gesekan Sosial: Penggunaan petasan dan musik yang terlalu keras di jalanan sering menjadi pemicu bentrokan antar-kelompok pemuda.
-
Keamanan Jalan Raya: Truk bermuatan sound system besar sering kali menghambat jalur logistik dan membahayakan pengguna jalan lain.
“Puasa Khusyuk, Lingkungan Sejuk”
Kapolres Trenggalek menekankan bahwa pihaknya tidak melarang tradisi membangunkan sahur, melainkan menertibkan media yang digunakan agar tidak merugikan orang lain. Patroli kepolisian akan ditingkatkan selama bulan Ramadan guna memastikan aturan ini dipatuhi.
“Kami mengimbau masyarakat untuk membangunkan sahur dengan cara yang santun dan tradisional. Jangan menggunakan sound system yang berlebihan atau menyalakan petasan, karena itu justru mengganggu kekhusyukan ibadah dan membahayakan keselamatan. Kami tidak segan untuk menindak tegas jika ditemukan pelanggaran di lapangan,” ungkap perwakilan Polres Trenggalek, Jumat (20/2/2026).
Masyarakat juga diminta aktif melaporkan jika menemukan adanya rombongan patroli sahur yang menggunakan sound horeg demi keamanan dan kenyamanan bersama.
Baca juga berita update lainnya disini: https://nakarimedia.com/
Baca juga berita update lainnya disini: https://binarnesia.com/

























