JAKARTA – Presiden terpilih sekaligus Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto, kembali menjadi sorotan usai merespons isu sensitif yang kerap dialamatkan kepadanya. Dalam pidato terbarunya, Prabowo secara terbuka menanggapi adanya suara-suara sumbang yang menuding dirinya berambisi menghidupkan kembali gaya militerisme di Indonesia.
Isu “militerisme” memang kerap menjadi momok dalam diskursus demokrasi pasca-Reformasi, dan seringkali dijadikan amunisi politik untuk menyerang sosok berlatar belakang militer seperti Prabowo.
Pertanyaan Retoris Sang Jenderal
Dengan gaya bicaranya yang khas, Prabowo tidak menampik bahwa ia mendengar teriakan-teriakan tersebut. Namun, ia justru melontarkan pertanyaan balik kepada publik untuk menguji validitas tuduhan itu.
“Ada yang teriak-teriak, katanya Prabowo mau menghidupkan lagi militerisme. Apa benar? Apa benar begitu?” ujar Prabowo di hadapan hadirin.
Pernyataan ini seolah menjadi bantahan halus namun tegas. Prabowo ingin menekankan bahwa memperkuat pertahanan negara (defense capability) jangan disalahartikan sebagai upaya mengembalikan dwi-fungsi ABRI atau gaya pemerintahan otoriter.

Antara Kekuatan Negara dan Demokrasi
Prabowo menegaskan bahwa membangun militer yang kuat adalah mandat konstitusi untuk menjaga kedaulatan bangsa dari ancaman asing, bukan untuk menindas rakyat sendiri.
Ia memastikan bahwa Indonesia tetap berjalan di atas rel demokrasi. TNI saat ini telah bertransformasi menjadi tentara profesional yang tunduk pada supremasi sipil. Ketakutan akan bangkitnya rezim militerisme dianggap sebagai kekhawatiran yang tidak berdasar di tengah sistem demokrasi yang sudah mapan saat ini.
Komitmen pada Rakyat
Menutup pernyataannya, Prabowo mengajak semua pihak untuk bersatu dan tidak lagi terjebak pada stigma masa lalu. Fokus pemerintahannya ke depan adalah kesejahteraan rakyat, dan militer yang kuat hanyalah salah satu instrumen untuk menjamin keamanan agar pembangunan ekonomi bisa berjalan lancar.
Baca juga berita update lainnya disini: https://nakarimedia.com/
Baca juga berita update lainnya disini: https://binarnesia.com/

























