JAKARTA – Tayangan spesial Stand Up Comedy terbaru Pandji Pragiwaksono di platform Netflix tidak hanya memancing tawa, tetapi juga memicu rasa penasaran publik terhadap sebuah istilah hukum teknis: Mens Rea.
Dalam materi komedinya yang tajam dan berbalut isu sosial-politik, Pandji berkali-kali menyinggung pentingnya membuktikan Mens Rea dalam sebuah tindakan. Alhasil, banyak netizen yang mulai mencari tahu apa sebenarnya arti dari istilah bahasa Latin tersebut dan mengapa begitu penting dalam dunia hukum Indonesia.
Apa Itu ‘Mens Rea’?
Secara harfiah, Mens Rea berarti “niat jahat” atau “pikiran yang bersalah”. Dalam dunia hukum pidana, ada sebuah asas terkenal: “Actus non facit reum nisi mens sit rea”, yang artinya sebuah perbuatan tidak membuat seseorang bersalah kecuali jika pikirannya juga jahat.
Sederhananya, untuk menghukum seseorang, pengadilan tidak hanya harus membuktikan bahwa orang tersebut melakukan kesalahan secara fisik (Actus Reus), tetapi juga harus membuktikan bahwa ada niat atau kesengajaan di balik perbuatan tersebut.

Kenapa Pandji Membahas Ini?
Dalam bit komedinya, Pandji menggunakan istilah ini sebagai kritik sosial. Ia menyindir bagaimana seringkali seseorang yang melakukan kesalahan fatal bisa lolos dari jerat hukum hanya karena sulit dibuktikan adanya “niat jahat” atau Mens Rea-nya.
Penggunaan istilah hukum yang berat dalam balutan komedi ini dinilai efektif sebagai sarana edukasi hukum publik. Warga yang awalnya tidak peduli dengan istilah teknis pengadilan, kini menjadi paham bahwa keadilan tidak hanya soal siapa yang berbuat, tapi apa niat di baliknya.
Penerapan dalam Kasus Nyata
Dalam persidangan, membuktikan Mens Rea adalah tugas terberat Jaksa. Niat berada di dalam pikiran, sehingga jaksa harus mencari bukti-bukti pendukung seperti percakapan, rencana, atau motif untuk meyakinkan hakim bahwa si pelaku memang berniat melakukan kejahatan, bukan sekadar kelalaian (culpa).
Kini, berkat “efek Pandji”, istilah Mens Rea tidak lagi hanya menjadi konsumsi mahasiswa hukum di ruang kuliah, tapi sudah menjadi bahasan di warung kopi hingga media sosial.
Baca juga berita update lainnya disini: https://nakarimedia.com/
Baca juga berita update lainnya disini: https://binarnesia.com/

























