697044410ec98-3-mantan-anggota-tpnpb-opm-kelompok-kalenak-murib-ikrar-setia-nkri_375_211
Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi: 3 Mantan Anggota TPNPB-OPM Ucapkan Ikrar Setia NKRI di Puncak Papua Tengah

PUNCAK, PAPUA TENGAH – Langkah nyata menuju perdamaian abadi di tanah Papua kembali tercipta. Pada Kamis (22/1/2026), sebanyak tiga orang mantan anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) secara resmi mengucapkan ikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Prosesi yang berlangsung khidmat di Kabupaten Puncak, Papua Tengah, ini menjadi simbol kuat dari keinginan masyarakat untuk mengakhiri konflik dan memulai lembaran baru dalam bingkai persatuan.

Momen Haru dan Komitmen Kembali ke Masyarakat

Ketiga mantan anggota tersebut menyatakan kesadaran mereka untuk kembali membangun tanah kelahiran bersama pemerintah. Mereka melepaskan identitas kelompok lamanya dan mencium bendera Merah Putih sebagai bentuk komitmen total terhadap kedaulatan negara.

Beberapa poin penting dalam peristiwa di Papua Tengah ini meliputi:

  • Kesadaran Mandiri: Penyerahan diri dan pengucapan ikrar dilakukan tanpa paksaan, didasari keinginan untuk hidup damai bersama keluarga.

  • Jaminan Keamanan: Pemerintah dan aparat keamanan memastikan perlindungan serta proses asimilasi agar mereka dapat kembali diterima dengan baik oleh masyarakat.

  • Harapan Pembangunan: Para mantan anggota ini berharap dapat berkontribusi dalam program-program pembangunan yang tengah digalakkan pemerintah di wilayah pegunungan Papua.

Dampak bagi Stabilitas Kawasan Puncak

Kabupaten Puncak selama ini sering menjadi sorotan terkait dinamika keamanan. Kembalinya tiga anggota ini diharapkan menjadi pemacu bagi anggota kelompok lain untuk mengambil langkah serupa. Otoritas keamanan setempat menekankan bahwa pendekatan humanis dan dialog menjadi kunci utama dalam merangkul saudara-saudara yang masih berada di hutan.

“Kami menyambut baik kembalinya saudara-saudara kita. Ini adalah bukti bahwa komunikasi dan pendekatan hati ke hati jauh lebih efektif dalam membangun kepercayaan di Papua Tengah,” ungkap perwakilan otoritas keamanan di lokasi, Kamis (22/1/2026).

Upaya Rekonsiliasi Berkelanjutan

Pemerintah Provinsi Papua Tengah terus berupaya mempercepat pembangunan infrastruktur dan layanan dasar seperti kesehatan dan pendidikan. Stabilitas keamanan yang semakin membaik dengan adanya ikrar setia ini akan mempermudah jalannya berbagai proyek strategis nasional di wilayah tersebut.

Warga sekitar menyambut positif momen ini dan berharap agar Kabupaten Puncak dapat terus kondusif sehingga aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat dapat berjalan normal tanpa rasa takut. Penguatan integrasi ini menjadi kado penting bagi awal tahun 2026 dalam mewujudkan visi Papua yang damai dan sejahtera.

Baca juga berita update lainnya disini: https://nakarimedia.com/

Baca juga berita update lainnya disini: https://binarnesia.com/