earth-quake
BMKG Prediksi Gempa Susulan di NTT Masih Berlangsung hingga 3-4 Pekan

Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi aktivitas gempa susulan di Nusa Tenggara Timur (NTT) masih dapat berlangsung dalam beberapa pekan setelah gempa utama berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Flores pada Sabtu (15/8/2026).

BMKG memperkirakan proses peluruhan aktivitas gempa susulan membutuhkan waktu sekitar tiga hingga empat pekan. Selama periode tersebut, masyarakat diminta tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya guncangan, terutama di wilayah yang terdampak gempa utama.

Gempa M7,7 sebelumnya terjadi pada pukul 04.58 WIB dengan pusat gempa berada di laut, sekitar 30 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, NTT, pada kedalaman 15 kilometer. Gempa tersebut sempat memicu peringatan dini tsunami sebelum akhirnya diakhiri BMKG.

Aktivitas gempa susulan masih terus dipantau. Hingga 17 Agustus 2026 pukul 11.00 WIB, BMKG mencatat sebanyak 1.624 gempa susulan dengan kekuatan magnitudo 1,3 hingga 6,2. Sebanyak 23 gempa di antaranya berkekuatan di atas magnitudo 5, sementara 59 gempa dilaporkan dirasakan masyarakat.

BMKG mengimbau warga untuk tetap tenang, tidak mudah percaya informasi yang belum terverifikasi, serta mengikuti perkembangan terbaru melalui kanal resmi pemerintah dan BMKG. Masyarakat juga diminta menghindari bangunan yang mengalami kerusakan akibat gempa demi mengurangi risiko bahaya.

Baca juga berita update lainnya disini: https://nakarimedia.com/

Baca juga berita update lainnya disini: https://binarnesia.com/