duit_judol_1767787848
Fantastis! 21 Situs Judol Digulung, Polisi Pamerkan Tumpukan Uang Tunai Rp 96,7 Miliar Hasil Sitaan

JAKARTA – Perang total melawan perjudian online (Judol) di Indonesia memasuki babak baru yang mencengangkan. Publik dibuat terbelalak dengan pemandangan di markas kepolisian hari ini, Kamis (8/1/2026).

Bukan senjata atau narkoba, kali ini aparat penegak hukum memamerkan bertumpuk-tumpuk uang tunai dalam pecahan rupiah dan mata uang asing. Gunung uang tersebut merupakan barang bukti hasil penyitaan dari operasi penggerebekan terhadap sindikat pengelola 21 situs judi online besar.

Nilai Sitaan Tembus Rp 96,7 Miliar

Dalam konferensi persnya, pihak kepolisian mengungkapkan bahwa total nilai uang tunai yang berhasil diamankan mencapai angka fantastis, yakni Rp 96,7 Miliar (angka berdasarkan tafsir visual/slug berita).

Uang tersebut diduga kuat merupakan turnover atau perputaran dana harian yang dikeruk dari kekalahan masyarakat kecil. Tumpukan uang yang dikemas dalam plastik dan koper-koper besar ini menjadi bukti betapa masifnya aliran dana yang berputar dalam bisnis haram ini.

“Ini adalah uang rakyat yang disedot oleh bandar. Kita selamatkan dan kita sita sebagai aset negara. 21 situs ini sudah kita take down bekerja sama dengan Komdigi,” tegas pejabat kepolisian terkait.

Modus Operandi Canggih

Terbongkarnya jaringan ini bermula dari patroli siber intensif dan laporan masyarakat. Para pelaku diketahui mengoperasikan 21 situs web dengan server yang berpindah-pindah (seringkali di luar negeri seperti Kamboja atau Filipina), namun operasional keuangannya (rekening penampung) berada di Indonesia.

Sindikat ini menggunakan ratusan rekening “bodong” yang dibeli dari warga desa untuk menampung deposit pemain, sebelum akhirnya dicairkan menjadi uang tunai atau aset kripto untuk mengaburkan jejak (money laundering).

Peringatan Keras: “Anda Bisa Miskin, Bandar Pasti Kaya”

Pihak berwenang kembali mengingatkan masyarakat agar berhenti bermimpi kaya lewat judi online. Pemandangan tumpukan uang sitaan ini adalah bukti nyata bahwa dalam perjudian, satu-satunya pihak yang menang dan kaya raya adalah bandar, sementara pemain hanya menyumbang uang untuk tumpukan tersebut.

Operasi ini dipastikan bukan yang terakhir. Polisi berjanji akan terus memburu aset-aset bandar lainnya hingga ke akar-akarnya.

Baca juga berita update lainnya disini: https://nakarimedia.com/

Baca juga berita update lainnya disini: https://binarnesia.com/